Galeri

PPCI – Pegawai Honorer Akan Terima Gaji Sesuai UMR Daerah


Pemerintah terus mengkaji solusi tentang kemungkinan tenaga honorer honorer tertinggal (di bawah 2005) yang gagal jadi CPNS karena tidak memenuhi kriteria. Deputi SDM bidang Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Ramli Naibaho mengungkapkan, pemerintah tetap melakukan pendekatan kesejahteraan kepada honorer yang gagal dalam proses seleksi CPNS.

“Bagi honorer yang tidak lolos ataupun tidak memenuhi kriteria, pemerintah melakukan pendekatan kesejahteraaan. Yaitu dengan memberikan perbaikan penghasilan sesuai kemampuan keuangan negara atau daerah. Paling tidak setara UMR (Upah Minimum Regional). Jadi tidak seperti sekarang yang sebulannya tidak menentu, antara Rp 50 ribu sampai Rp 150 ribu,” tutur Ramli, Senin (11/4).

Apakah kebijakan ini berlaku untuk honorer setelah 2005? Ramli mengatakan, hal tersebut belum dibahas pemerintah. Sebab, yang dibahas pemerintah adalah honorer sebelum tahun 2005.

Sebab berdasarkan PP 48 Tahun 2005 tentang pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS, maka seluruh instansi tidak boleh lagi mengangkat tenaga honorer. “Bila ternyata masih mengangkat, itu sama saja pelanggaran dan risikonya ditanggung masing-masing instansi,” terangnya

Para honorer “ilegal” tersebut, lanjutnya, bisa saja menjadi CPNS dengan cara mengikuti seleksi umum dan mengikuti proses pendaftaran dan mengikuti tes seleksi sesuai prosedur pelamar umum. “Kalau ingin seleksi tersendiri tidak bisa. Karena mereka sebenarnya bukan honorer sah. Kalau yang honorer (yang bisa diangkat) itu bekerja di instansi pemerintah dan masuknya di bawah 2005,” pungkasnya.

Kumpulan Latihan Soal CPNS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s