Galeri

HONORER NON APBN/APBD DIANGKAT 2011


Tenaga honorer non APBN/APBD harus bersabar untuk diangkat sebagai CPNS. Panitia kerja (Panja) penyelesaian tenaga honorer yang terdiri dari gabungan Komisi II, VIII, dan X DPR RI bersama pemerintah memutuskan, pengangkatan honorer non APBN/APBD akan dimulai pada 2011. Alasannya, karena tahun ini seleksi CPNS difokuskan pada honorer tertinggal yang sesuai PP 48 Tahun 2005 jo PP 43 Tahun 2007.

“Mereka (honorer non APBN/APBD) tetap akan diangkat, tapi harus menunggu sisa honorer dulu,” kata Deputi Kementerian PAN&RB bidang SDM Aparatur Ramli Naibaho kepada JPNN, Rabu (3/3).

Mengenai pengangkatannya, menurut Ramli akan mengikuti tahapan seleksi layaknya pelamar umur. Namun seleksinya dilakukan tersendiri. Artinya antara honorer dan pelamar umum tidak dites secara bersamaan.

Kebijakan ini diambli agar sesama honorer bisa saling mengukur kemampuannya masing-masing. Mereka pun ditetapkan kuotanya, tidak seperti honorer tertinggal yang sudah pasti semuanya diangkat.

“Ya tidak mungkin diangkat semuanya. Kan mereka bukan tenaga honorer tertinggal. Kalau mau jadi PNS harus ikut seleksi. Pemerintah pun menetapkan kuotanya, misalnya, tahun 2011 formasi untuk honorer non APBN/APBD 10 ribu orang,” tegasnya.

Bagi yang tidak lulus tes, pemerintah akan mengangkat mereka menjadi PTT (pegawai tidak tetap). Nantinya para honorer ini akan digaji oleh instansi pusat atau daerah di mana mereka bekerja.

“Kalau di daerah, gajinya diambil dari PAD. Jadi jika PAD tinggi, gaji yang diberikan harus standar UMR dan ada tunjangan kesehatannya

2 responses to “HONORER NON APBN/APBD DIANGKAT 2011

  1. Aturan yang mengatur cara pengupahan yang menggunakan APBN atau Non APBN menurut saya itu tidak manusiawi dimana yang termasuk non APBN jadi tersingkir menjadi kategori II, karena menurut hemat saya instansi yang memberikan upah kepada para pegawai honorernya melalui iuran atau dana kas interen seadanya itulah yang harus lebih dihargai, karena dengan begitu tidak terlalu membebani pemerintah, sehingga dana untuk upah para honorer tersebut dapat dialihkan untuk kebutuhan lain seperti untuk pendidikan ataupun kesehatan bagi warga miskin, lalu sebaliknya honorer APBN / APBD berapa rupiah perbulan yang harus disiapkan pemerintah untuk memberikan gaji , cobalah renungkan bagi para pejabat di pusat, coba lebih manusiawi dan lebih berperasaan gunakan lah hati nurani mu ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

  2. JADI YG NAMANYA HONORER SUDAH JADUL BEKERJA MULAI DARI 10 S/D 25 THN DI TES JUGA MASSAALLOH…… MOHON PEMERINTAH ITU HARUS BIJAK PUNYA RASA KEADILAN DAN KEMANUSIAAN MENURUT ORANG BODOH…. HONORER TERTINGGAL ITU ADALAH HONORER JADUL DI INTANSI PEMERINTAH BEKERJA SUDAH 10 S/D 25 THN YG SELALU TERSINGKIRKAN TIDAK DIBERI SK SAKTI DAN TERANIAYA……YG LEBIH PARAH LAGI DARI PEMERINTAH KURANG PENGECEKAN DILAPANGAN …IROOOOOONIS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s